Inti dari persoalan yang terangkat ini pada penentuan postur sebagai tolok ukur pertama kali, sehingga alangkah baiknya jika dalam menentukan pilihan dapat secara langsung melihat cocok apa tidaknya. Hal ini disebabkan jika hanya berdasarkan nama saja tidaklah menjamin kualitas apalagi untuk jenis Filial ataupun persilangan lainnya. Lain halnya pada saat memilih kenari untuk dilombakan, referensi pemilik menjadi faktor dominan dimana segi perawatan dan setting lomba seharusnya diikuti dahulu, atau paling tidak dalam taraf peralihan. Segi postur memang kadang dijadikan pilihan kedua sedang prioritasnya adalah kualitas nyata yang ada disertai silsilah keturunan. Dalam hal ini faktor kepercayaan memegang peran penting, konsumen harus lebih sensitif dalam memilih. ini berkaitan dengan faktor usia, kondisi, sampai jam terbang kenari itu berperan dalam lomba. Sertifikasi lomba juga kadang dijadikan nilai tambah, juga masalah ring ( jika ada ) turut pula memberikan andil.
Selanjutnya terserah pada penilaian masing masing, bahwa ukuran kepuasan kadang tidak bisa dinilai dengan uang, bahkan uang bukan segalanya di dunia hobby, tetapi kita tidak bijaksana jika bisa menilai tetapi tidak bisa mengendalikan diri.










