Sekali lagi peran pemilik seakan menyatu atau bahkan sebuah hunian akan mencerminkan watak dan perilaku pemiliknya. Di sini kita akan mulai belajar mempertimbangkan dalam menyusun sketsa rumah agar kesan yang ditimbulkan sesuai dengan kehendak penghuni. Dalam konsep perencanaan tidak ada salahnya kita membuat desain sesuai keperluan dasar dahulu, seperti ruang tamu, ruang tengah, kamar dan dapur, baru setelah itu kita mulai lagi dengan penempatan disesuaikan dengan kondisi seperti, arah matahari, air, ventilasi dan jalan sekitarnya, selanjutnya pada saat membuat sketsa jangan lupa pula memberikan sedikit ruang atau tempat yang terkait dengan hobby ataupun kesenangan keluarga, seperti keluarga yang suka musik tentunya perlu merancang studio meskipun sederhana, bagi yang hobby hewan peliharaan perlu kiranya memberikan tempat untuk kesenangan itu. Intinya sebuah kenyamanan akan tercipta apabila kita mempunyai rumah yang mampu membuat nyaman meskipun bentuknya sederhana namun dapat mewakili keinginan kita.
Langkah lanjutan yang perlu ditempuh bisa jadi terkait dengan pembiayaan, dalam hal ini kembali pada konsep bahwa kenyamanan tidak selalu didasarkan kemewahan, karenanya konseplah bentuk dan rancangan itu sesuai selera dengan didasarkan pada kemampuan dan pola pola kenyamanan yang disesuaikan dengan kebutuhan, berpikir positip untuk keseimbangan karena membuat rumah dengan biaya berapapun akan selalu kurang dan kurang.












Posting Komentar
You Welcome ..!